inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pusri Masih Sulit Penuhi Kebutuhan Gas

Headline
istimewa
Oleh: Makarius Paru
Rabu, 10 Maret 2010 | 17:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - BP Migas memastikan dengan program revitalisasi pembangunan pabrik pupuk baru, setidaknya Pusri membutuhkan pasokan sebesar 313 BBTUD.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Hubungan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan, BPMIGAS, Sulistya Hastuti Wahyu di Jakarta, Rabu (10/3) seperti dikutip INILAH.COM dari release BP Migas. Katanya lagi, masalah serupa dialami
Pupuk Kujang yang sumber gas di daerah Jawa bagian barat sampai saat ini belum didapatkan sumber pasokan baru.

Masalah lain terkait perpanjangan kontrak maupun program revitalisasi. Pabrik Pusri yang kemampuan pasok gas dari Pertamina EP Region Sumatera mengalami penurunan. Pasokan gas untuk Pabrik Pusri IB, III dan IV sebesar 180 BBTUD dari Pertamina EP hanya sampai 2012.

Rencana perpanjangan pasokan dari Pertamina kemungkinan hanya bisa untuk lima tahun sebesar 166 BBTUD. Itu pun masih menunggu hasil studi sub surface terlebih dahulu. Sementara sisanya, sebesar 14 BBTUD akan dialokasikan dari JOB Pertamina Talisman Ogan Komering dan JOB Pertamina Goldenspike. BPMIGAS menyarankan untuk mencari pasokan gas dari LNG atupun merelokasi pabrik-pabrik pupuk tersebut ke daerah yang dekat sumber gas.

Dia melanjutkan, kendala lain pemenuhan pasokan gas disebabkan pabrik pupuk masih kesulitan untuk menerima harga gas di atas US$ 5 per mile-mile british thermal unit (MMBTU). Padahal, beberapa pengembangan Lapangan gas memerlukan harga gas yang lebih tinggi untuk menutup keekonomiannya, khususnya untuk area offshore dan deep water yang membutuhkan investasi besar.

Beberapa kontraktor keekonomiannya menjadi sangat rendah, bahkan masih memerlukan insentif dari Pemerintah untuk memenuhi keekonomiannya. Sebagai contoh Kontraktor Kontrak kerja Sama (KKKS) Sebuku dengan pembeli PKT-5. BPMIGAS terus berusaha agar antara konsumen dan produsen menemukan titik temu sehingga kebutuhan gas untuk pupuk bisa terpenuhi, katanya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.