INILAH.COM, Jakarta - Tertutup sudah peluang timnas sepak bola Indonesia tampil di Asian Games 2010 Guangzhou, China. KONI/KOI memutuskan untuk tidak menyertakan cabang terpopuler di dunia itu.
Minimnya prestasi di kancah internasional, menurut Komandan Pelatnas KONI/KOI Hendardji Soepandji di Jakarta, Rabu (10/3) menjadi alasan utama.
"Di tingkat Asia Tenggara saja tidak becus, apalagi di tingkat Asian Games. Sepak bola Indonesia masih selevel kabupaten," katanya dengan pedas di sela Workshop Asian Games di kantor KONI dikutip Antara.
KONI, masih menurut Hendardji, hanya atlet dengan prestasi setingkat SEA Games Laos lalu saja yang akan diberangkatkan.
Sesuai dengan data yang ada, cabang olah raga yang akan diberangkatkan ke Asian Games sebanyak 17 cabang dengan total atlet kurang lebih 112 orang, terangnya.
"Atlet yang berangkat ke Asian Games minimal mendapatkan medali perak pada SEA Games lalu, namun sebelumnya juga harus melalui seleksi yang ketat," katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, cabang-cabang terpilih telah mulai melakukan pemusatan latihan, dimana beberapa akan melakukan ujicoba ke luar negeri. Mengenai pemusatan di luar negeri, hal ini dilakukan agar peningkatan kemampuan atlet lebih efektif.
"Selain uji coba, untuk meningkatkan kualitas atlet juga dilakukan tes fisik. Tes fisik diperlukan agar kemampuan atlet bisa terpantau dan terukur," katanya menegaskan.
Berdasarkan hasil tes fisik, jelasnya, kondisi atlet Indonesia yang akan diberangkatkan ke Asian Games belum sesuai standar yang ditetapkan oleh KONI/KOI. Untuk itu diperlukan peningkatan kualitasnya.
Indonesia pada Asian Games 2010 Guangzhou, China, yang berlangsung 13-21 November, akan menurunkan 17 cabang olah raga diantaranya bulu tangkis, angkat besi, boling, akuatik, bola voli, karate dan atletik.[*/boy] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !