inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Dana Hibah Naik Rp200 M di RAPBN-P 2010

Headline
istimewa
Oleh: Rosdianah Dewi
Rabu, 10 Maret 2010 | 17:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah mengalokasikan kenaikan dana hibah ke daerah sebesar Rp200 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2010.

"Dana hibah untuk daerah akan dialokasikan dalam RAPBNP 2010," ucap Dirjen Perimbangan Kementrian Keuangan Mardiasmo, di Gedung Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/3). Dengan adanya kenaikan tersebut, maka dana hibah ke daerah yang awalnya Rp7,1 triliun menjadi Rp7,3 triliun.

Ia menuturkan, tindakan tersebut dilakukan karena dana hibah yang ada, dianggap tidak tepat apabila masuk sebagai belanja pemerintah pusat.

Mardiasmo menjelaskan, tambahan Rp200 miliar tersebut berasal dari relokasi hibah untuk MRT dari belanja Pemerintah Pusat Rp34,4 miliar, relokasi hibah program basic education (L-BEC) Rp57,6 miliar, luncuran hibah program L-BEC tahun 2009 ke tahun 2010 Rp22,5 miliar dan hibah baru tahun 2010 Rp128,8 miliar.

"Ini sudah divoting, dalam APBN (2010) yang ditransfer Rp 7,1 triliun hanya untuk pindah ruang dari mulanya belanja pemerintah pusat sekarang menjadi belanja daerah," tuturnya.

Seperti diketahui, dalam dokumen RAPBN Perubahan yang diperoleh dari Kementrian Keuangan tercatat transfer ke daerah nilainya direncanakan naik Rp11,8 triliun menjadi Rp334,3 triliun dibanding alokasi anggaran dalam APBN 2010 yang mulanya hanya Rp322,4 triliun.

Pembagian dari alokasi dana tersebut adalah sebanyak Rp310,5 triliun ditransfer dalam bentuk dana perimbangan, sebesar Rp16,4 triliun berupa dana otonomi khusus dan penyesuaian dan sebesar Rp7,3 triliun sebagai hibah ke daerah (tercatat baru dalam RAPBN Perubahan 2010). [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
muhammad basori @ Minggu, 3 Oktober 2010 | 15:41 WIB
assalamualaikum... salam sejahtera semuanya... dan salam suksess..kalau berita dana hibah begitu besar. kemana dana tersebut di alokasikan.. kenapa daerah daerah terpencil masih sangat sangat menderita..baik ekonomi maupun pendidikan.tolong pemerintah lebih memperhatikan hal itu.. dan kalau di dengarkan saya kepingin daerah kutai barat kususnya desa KUPT resak II itu jalanan masih tanah sudah hampir 10 tahun belum di aspal..di mohon pemerintah untuk mengawasi PU ( pekerjaan Umum ) akan di kemanakan hasil panen kalau jalanan masih rusak? terus mohon pemerintah mensurvey perusahaan yang berdiri di kampung tersebut masalah AMDAL dan masalah penyerobotan lahan hak milik kawasan ataupun hak milik sertifikat pribadi... terimakasih ..Wassalam... pesan terakhir: saya sangat bengharapkan bantuan dana hibah pemerintah untuk membangun bisnis di daerah kalimantan timur...sekali lagi terimakasih wassalam
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.