INILAH.COM, JakartaGuru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra menyayangkan Presiden SBY yang mengumumkan tertembaknya Dulmatin di depan Parlemen Australia.
Mestinya, Kapolri terlebih dulu memberikan keterangan kepada rakyat Indonesia. Sepertinya SBY hendak lapor kepada pemerintah Australia, ujar Azyumardi kepada INILAH.COM ,di Jakarta, Rabu .
Azyumardi menilai, keberhasilan Densus 88 menumpas kelompok teroris di Pamulang, merupakan sebuah keberhasilan. Karena itu, pemerintah merasa mendapatkan citra positif di mata internasional atas keberhasilannya itu.
Mestinya yang didahulukan mendapatkan konfirmasi mengenai kepastian tewasnya Dulmatin adalah rakyat Indonesia, bukan orang asing, tambah Azyumardi.
Tentang adanya dugaan penumpasan kelompok teroris di Pamulang merupakan upaya pengalihan isu kasus Bank Century, Azyumardi tidak sependapat.
Saya kira tidak ada hubungannya. Penumpasan teroris di Pamulang kan merupakan pengembangan dari Nangro Aceh Darussalam, ujar Azyumardi yang juga mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah. [wdh]