INILAH.COM, Jakarta - Dari 10 top foreign buy pada perdagangan Rabu (10/3), terdapat 9 saham LQ45 yang masih menjadi buruan investor asing. Sementara sisanya merupakan saham lapis dua.
Berdasar data Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti yang dikutip INILAH.COM, Rabu sore, posisi teratas top foreign buy masih dikuasai Grup Bakrie yakni saham ELTY dengan pembelian sebanyak 86.238.500 lembar dari total pembelian 240.343.000 lembar senilai Rp50.200 miliar.
Disusul saham PGAS dengan pembelian 56.378.500 lembar dari total perdagangan 106.747.000 lembar senilai Rp416,387 miliar. Posisi ketiga adalah saham ASRI, dari total perdagangan 123.364.000 lembar senilai Rp17,617 miliar, hanya 25.490.000 lembar saja yang dibeli. Posisi keempat saham UNSP, dari total perdagangan sebanyak 228.355.000 lembar senilai Rp118,540 miliar, hanya 16.717.500 lembar saja yang diborong asing.
Selanjutnya, saham BMRI yang hanya diborong asing sebanyak 12.147.500 lembar dari total perdagangan 30.059.500 lembar senilai Rp139,776 miliar dan saham PTPP dari total perdagangan 35.475.500 lembar senilai Rp22,608 miliar, hanya 12.140.000 lembar yang diborong asing.
Disusul saham INCO, dari total perdagangan 22.765.500 lembar senilai Rp91,728 miliar, diborong 10.130.500 lembar oleh asing. Sayangnya, asing hanya melakukan pembelian yang relatif sedikit untuk saham ENRG, yaitu sekitar 6.065.000 lembar dari total perdagangannya yang mencapai 134.912.000 lembar.
Saham SMGR dari total perdagangan 14.428.500 lembar senilai Rp111,580 miliar, hanya 5.225.000 lembar yang diborong asing serta saham BTEl dari total perdagangan 55.162.500 lembar senilai Rp7,939 miliar, hanya 5.184.000 lembar yang diborong asing. [mre/cms] [[indosat]]