INILAH.COM, Jakarta - Penyelidikan terhadap kelompok Dulmatin yang tewas ditembak di Pamulang kemarin terus dilakukan. Termasuk menyelidiki para kerabat dekat buronan seharga 10 juta dolar Amerika itu.
Marko dan Tari penghuni kontrakan di Gang Madrasah Jalan Salak RT 03/03, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan yang telah dipasangi garis polisi diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan
Yahya Ibrahim, teroris yang tewas di Warnet Multiplus.
Leli, penghuni kontrakan 4 petak itu menuturkan bahwa Tari, istri Marko, pernah bercerita bahwa Marko adalah keponakan Yahya. "Tari, ngakunya Marco itu ponakannya Yahya," ujar Leli, Rabu (10/3).
Menurut pengakuan para penghuni kontrakan itu, sebelumnya pasangan Marko dan Tari sudah berencana pindah sejak Sabtu (6/3) dengan alasan yang tidak jelas. [jib]