Senin, 28 Mei 2012 | 23:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pasca Pengrebekan Teroris di Pamulang
Marko Keponakan Dulmatin
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Irvan Ali Fauzi
web - Rabu, 10 Maret 2010 | 18:44 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Penyelidikan terhadap kelompok Dulmatin yang tewas ditembak di Pamulang kemarin terus dilakukan. Termasuk menyelidiki para kerabat dekat buronan seharga 10 juta dolar Amerika itu.

Marko dan Tari penghuni kontrakan di Gang Madrasah Jalan Salak RT 03/03, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan yang telah dipasangi garis polisi diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan
Yahya Ibrahim, teroris yang tewas di Warnet Multiplus.

Leli, penghuni kontrakan 4 petak itu menuturkan bahwa Tari, istri Marko, pernah bercerita bahwa Marko adalah keponakan Yahya. "Tari, ngakunya Marco itu ponakannya Yahya," ujar Leli, Rabu (10/3).

Menurut pengakuan para penghuni kontrakan itu, sebelumnya pasangan Marko dan Tari sudah berencana pindah sejak Sabtu (6/3) dengan alasan yang tidak jelas. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.