inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Marko Melarikan Diri

Densus 88 Telat Bekuk Keponakan Dulmatin

Oleh: Irvan Ali Fauzi
Rabu, 10 Maret 2010 | 19:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dalam penggrebekan Dulmatin dan para pengawalnya di Pamulang kemarin, ternyata tak terpikirkan untuk membekuk Marko. Keponakan Dulmatin ini pun keburu kabur menjauhi Densus 88 Polri.

Polisi diduga terlambat membekuk Marko, yang diduga keponakan YI, teroris yang tewas di warnet Multiplus lantai dua, pada Selasa (9/3). Padahal Hingga Selasa (9/3) kemarin, Marko masih berada di kontrakannya di Jalan Salak 5 Gang Madrasah.

Menurut Leli, seorang penghuni kontrakan, pasangan Marko dan Tari tinggal di kontrakan itu sudah enam bulan. Saat penyergapan Selasa (9/3) kemarin, Marko sempat menitipkan kunci padanya.

"Kemaren pas penggerebekan, sekitar jam 1, Marko pamit nitip kunci. Alasannya pamannya meninggal," tutur Leli yang ditemui di kontrakannya, Rabu (10/3).

Dia menyesalkan karena polisi datang terlambat beberapa saat setelah Marko pergi. "Kemaren polisi datang 6 orang jam 3," keluhnya.

Polisi baru memasang tanda police line, Rabu (10/3) sore. Dari petak kontrakan Marko disita 5 jerigen berisi cairan putih. Diduga cairan itu adalah bensin. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
MARCHELLY @ Sabtu, 13 Maret 2010 | 13:08 WIB
BANTAI SEMUA TERORIS !!!!
abufatih @ Rabu, 10 Maret 2010 | 19:20 WIB
terlambat datang atau 'melambat' datang? kalau di bunuh semua hari itu,besok susah untuk mengalihkan isu lagi bila ada masalah besar yg menimpa petinggi bangsa ini. iya gak?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.