Sabtu, 26 Mei 2012 | 21:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ayo! BOW PGAS, INCO, PTBA & ANTM
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Kamis, 11 Maret 2010 | 04:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG pada Kamis (11/3) ini diperkirakan di kisaran 2.657-2.689, dengan potensi indeks terkoreksi karena profit taking. Saham pilihan PGAS, INCO, PTBA dan ANTM.

"Kita masih ikut regional. Hari ini (kemarin) sudah masuk level tertinggi. Kemungkinan besar besok (hari ini) akan terkoreksi," ujar pengamat pasar modal Edwin Sinaga, kepada INILAH.COM, kemarin.

Edwin menjelaskan, potensi koreksi tersebut dipicu adanya aksi profit taking dari para pelaku pasar. "Beberapa saham yang masih layak dikoleksi adalah saham-saham yang bergerak di sektor komoditas, karena saat ini harganya mulai stabil. Selain itu, harus dilihat juga dari saham yang memiliki prospek baik, termasuk pertumbuhan perseroan," paparnya.

Ia merekomendasikan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), saham PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO), saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). "Buy on weakness!" pungkasnya.

Pada penutupan perdagangan Rabu, IHSG naik 13,05 poin (0,49%) ke 2.670,2. Tekanan pada saham pertambangan yang didorong oleh melemahnya harga komoditas menyebabkan indeks mulai mengalami tekanan pada sesi sore perdagangan kemarin. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.