INILAH.COM, Tokyo Tarif kargo dan harga minyak mentah menyeret turun saham shipping lines dan produsen minyak. Mayoritas bursa Asia pun ditutup melemah pada perdagangan Rabu (10/3).
Indeks MSCI Asia Pasifik (APAC) berakhir turun tipis di level 122,67 pada perdagangan di Tokyo, dengan rasio tujuh saham melemah untuk enam yang menguat. Indeks ini kemarin ditutup pada 122,69 atau level tertingginya sejak 21 Januari.
Kenaikan sejak 9 Maret 2009 atau level terendah telah mencapai 74%. Ketika itu, indeks melemah karena bangkrutnya Lehman Brothers Holdings Inc. pada September 2008. Hari ini, MSCI APAC berfluktuatif sebesar 0,34 poin. Berdasarkan data Bloomberg, kisaran itu merupakan yang paling rendah sejak 1 Januari.
Tim Leung dari IG Investment Ltd. Hong Kong mengatakan, pasar tak bisa memutuskan harus melakukan apa. Ia telah memprediksikan pasar akan sepi pergerakan seperti yang terjadi hari ini. Tapi secara keseluruhan, prediksi pertumbuhan cukup baik, ujarnya.
Indeks Nikkei Jepang, Hang Seng di Hong Kong, bursa Australia, dan Kospi di Korea Selatan tak banyak mengalami perubahan. Indeks Straits Times Singapura naik 0,8% yang merupakan penguatan terbesar di bursa Asia Pasifik. Sedangkan indeks komposit Shanghai turun 0,7% meski surplus perdagangan negara itu mencapai level terendahnya dalam setahun terakhir.
Tak ada katalis yang kuat, saham bergerak ke arah yang tidak jelas, kata Manajer Ekuitas Nikko Cordial Securities Inc. Tokyo, Hiroichi Nishi.
Saham-saham di MSCI APAC diperdagangkan rata-rata 18,6 kali estimasi pendapatan.
Penurunan terbesar dipimpin produsen otomotif terbesar dunia, Toyota Motor Corp., dengan 1,4% ke 3.445 yen. Kemudian saham shipping lines terbesar Korsel, STX Pan Ocean Co., turun 1,5% ke 13.150 won setelah Indeks Baltic Dry yang menunjukkan komoditas shipping kemarin anjlok 1,5%, penurunan pertama sejak 24 Februari.
Sedangkan Korea Line Corp. turun 3% ke 49.100 won. Kawasaki Kisen turun 2,3% ke 347 yen di bursa Tokyo. China Cosco Holdings Co., operator dry-bulk terbesar turun 1,7% ke HK$10,50.
Di bursa Australia, produsen minyak terbesar negara itu, BHP Billiton Ltd., turun 0,4% ke A$43,24. Produsen migas terbesar ketiga, Santos Ltd., turun 1,3% ke A$13,90. Alesco Corp., yang produsen material bangunan dan produk rumah tangga, anjlok 32% ke A$3,12 setelah memangkas prediksi full year 2010 dan pemotongan rating oleh analis.
Beberapa saham juga mencatat kenaikan. Seperti media Telstra yang naik 2,8% ke A$2,99 menyusul kurangnya dukungan untuk Menkominfo Australia Stephen Conroy di Senat. Conroy memaksa Telstra untuk membagi dua usahanya. Anak usaha salah satu BUMN investasi terbesar China, Citic Pacific Ltd., naik 7,5% ke to HK$18,98 usai mengumumkan potensi kenaikan laba tahunan. [ast/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !