INILAH.COM, Liverpool Liverpool bisa bernafas lega setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memastikan kapten Steven Gerrard tidak bersalah atas gerak tangan V yang dilakukannya terhadap wasit.
Saat Liverpool dikalahkan Wigan Athletic 1-0 pada lanjutan Liga Primer, Selasa (9/3) dinihari, Gerrard melakukan gerak tangan V dengan mengangkat jari telunjuk dan jari tengah ke wasit Andre Marriner usai mendapat kartu kuning pada menit ke-82.
Atas tindakan tersebut, Gerrard terancam sanksi karena di Inggris simbol 'V' adalah simbol yang berarti penghinaan. Dan FA melakukan penyeledikan atas kejadian tersebut.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan, FA memastikan Gerrard tidak akan dijatuhi hukuman. FA mengungkapkan Marriner memang melihat tindakan Gerrard yang mengangkat dua jatinya, tapi tidak menganggapnya sebagai suatu hinaan.
Dengan tidak adanya pengaduan dari Marriner maka FA tidak bisa berbuat apa-apa dan memastikan Gerrard tidak mendapat sanksi apa pun atas tindakannya tersebut.[bow]