Sabtu, 26 Mei 2012 | 21:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
JK: Mahasiswa dan Polisi Makassar Sama-sama Salah
Headline
Jusuf Kalla - inilah.com
Oleh: Salviah Ika Padmasari
web - Kamis, 11 Maret 2010 | 01:01 WIB
INILAH.COM, Makassar - Mantan Wapres RI yang juga kader HMI, Jusuf Kalla menilai polisi yang menyerang Wisma HMI dan mahasiswa yang merusak fasilitas umum dan mengganggu kenyamanan warga sama-sama salah.

Hal ini diungkap Jusuf Kalla saat diwawancara wartawan usai meninjau wisma HMI Cabang Makassar di jl Boto Lempangan No 39, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Rabu (10/3). Seperti diketahui, wisma HMI ini sebelumnya mengalami dua kali serangan dan dirusak oleh polisi dan kelompok lain yang ditengarai warga sipil berbaur dengan polisi.

Persitiwa penyerangan inilah yang memicu emosi mahasiswa sehingga dalam aksi-aksi berikutnya. Mahasiswa kemudian menjadi pos-pos polisi dan traffick light serta marka-marka jalan sebagai sasaran kemarahan.

Menurut JK, unjuk rasa tidak dilarang namun tetap harus dengan cara-cara yang lebih baik, cara-cara yang beretika. Tidak dengan merusak fasilitas umum di jalan dan juga tidak dengan meresahkan mahasiswa akibat pemblokiran jalan.

"Mahasiswa itu kaum terpelajar. Janganlah merusak fasilitas umum, jangan menghalangi dan merugikan masyarakat. Berunjuk rasalah sesuai substansi yang seharusnya," ujar Jusuf Kalla.

Dikatakannya, mahasiswa atau siapa saja boleh marah tapi jangan dengan merusak dan mengganggu warga. Dengan memblokir jalan, maka ekonomi tidak berjalan. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.