inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Dulmatin Terendus Sejak Ikut Pengajian Tanah Abang

Headline
metrotv.dok
Oleh: Bayu Hermawan
Kamis, 11 Maret 2010 | 02:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Buronan teroris Dulmatin yang dinyatakan tewas dalam pengerebekan di Pamulang, Tangerang, diketahui telah masuk ke Indonesia sejak dua bulan lalu. Namun Dulmatin baru benar-benar diketahui keberadaan pastinya sejak sekitar seminggu terakhir.

Menurut sumber INILAH.COM, Kamis (11/3) Dulmatin alias Yahya Ibrahim alias Mansyur alias Joko Pitono, telah kembali ke Indonesia sejak awal tahun 2010. Saat itu Dulmatin kembali ke Indonesia bersama dengan Umar Patek dan Heru Kuncoro, yang dikenal sebagai orang-orang terdekat dengan Dulmatin.

Tujuan Dulmatin ke Indonesia adalah selain untuk menggalang dana bagi kegiatan mereka, dirinya juga ingin merekrut dan melatih anggota teroris yang lain.

Namun, meski sudah masuk sejak awal tahun, keberadaan Dulmatin secara pasti belum diketahui. Dirinya baru terendus saat sekitar sebulan yang lalu ketika mengikuti sebuah kegiatan keagamaan di wilayah Jakarta Pusat. Saat itu dirinya mengikuti pengajian di daerah Tanah Abang Jakarta Pusat yang dipimpin oleh salah seorang tokoh agama.

Setelah terendus di Tanah Abang, petugas langsung memperketat pencarian dan baru sekitar seminggu lalu keberadaannya di wilayah Pamulang diketahui. Setelah pasti bahwa itu Dulmatin, petugas kemudian bergerak cepat hingga akhirnya Dulmatin, gembong teroris paling dicari di Asia Tenggara, tewas dalam pengerebekan di Warnet Multi Plus, di Pamulang, Tanggerang Selatan. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.