INILAH.COM, Jakarta - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) diperkirakan mencatatkan laba bersih sekitar Rp150 miliar pada 2009.
Menneg BUMN Mustafa mengatakan, ADHI memiliki nilai strategis untuk negara. ADHI mencatatkan laba bersih sekitar Rp150 miliar pada 2009 atau naik Rp22 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Diharapkan ADHI dapat meningkatkan manajemen resiko dan ekspansi manajemen risiko untuk proyek luar negeri seperti Oman dan Lybia. "Adanya perbedaan bahasa dan kurs mata uang bisa menimbulkan potensi kerugian," ujar Mustafa, saat acara 'Anniversary 50 tahun ADHI' di Hotel Ritz Carlton pada Rabu (10/3) malam.
Selain itu, pemilihan mitra kerja dan kontrak kerja pun harus hati-hati. Menurut Mustafa, kontrak kerja harus mengutamakan profesional agar dimengerti. Perseroan pun harus memperhatikan dan mempertajam fokus bisnis. "Operasional anak perusahaan dapat dimonitor dengan baik," ujar Mustafa.
Terkait kinerja perseroan, Direktur Utama ADHI Bambang Tribowo mengatakan, pendapatan sekitar Rp8 triliun hingga Rp9 triliun dan laba bersih Rp150 miliar pada 2009. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !