inovasi portal berita
Rabu, 8 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

CIMB Pertahankan Rating Sektor Batubara

Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Susan Silaban
Kamis, 11 Maret 2010 | 08:24 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT CIMB Securities Indonesia mempertahankan rating overweight untuk sektor batubara setelah bertemu dengan 42 investor di Kuala Lumpur, Singapore dan Hong Kong pekan lalu.

Mayoritas masih optimis dengan fundamental sektor ini, khususnya saham PT United Tractor Tbk (UNTR) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Saham laggards seperti PTBA dan Straits Asia juga mulai menarik perhatian.

"Tambang batubara lebih dipilih daripada kontraktor, namun waktu re-entry adalah kunci karena valuasi saat ini juga sudah tidak murah. Kuartal 2-2010 merupakan waktu tepat untuk re-entry," riset analis CIMB Securities Mastono Ali dalam risetnya kepada INILAH.COM, Kamis (11/3).

Kinerja UNTR pada 2010 diperkirakan masih bersinar, bahkan diperkirakan pertumbuhan laba bersih per sahamnya lebih bersinar dibandingkan bursa saham. Potensi pertumbuhan berasal dari penjualan alat berat Komatsu yang di-upgrade menjadi di atas 3.500 unit.

Produksi batu bara yang bisa digali oleh anak perusahannya, PT Pamapersada Nusantara, kontraktor pertambangan batu bara dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia, bisa mencapai 73,5 juta ton.

Untuk ITMG, meskipun merevisi naik EPS dari minus 5% menjadi 23% dan menurunkan WACC menjadi 16% dari 16-20 persen, target harga naik ke level Rp 13.000 dari Rp 10.700.

Produksi batubara ITMG pada 2010 ini diprediksi mencapai 22,5 juta ton atau naik 9,67% dan penjualan batubara pun mencapai 20,7 juta ton atau naik 10,11%. Dengan mulai berproduksinya Kitadin serta Bharinto diproyeksikan produksi IMTG mencapai 25,5 juta ton pada 2011 atau naik 44,89%.

CIMB Securities Indonesia mempertahankan peringkat outperform pada saham Perusahaan Tambang Bukit Asam. Target harga Bp 21.000 dari metode NAV (net asset wilue) proyek saat ini dan rel kereta api. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.