INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (11/3) rupiah dibuka pada kisaran 9.175 atau stagnan dengan perdagangan kemarin.
Hal itu disampaikan Foreign Exchange Department Head Bank Mutiara Frans Darwin Sinurat saat dihubungi INILAH.COM, Kamis (11/3). "Rupiah pagi stagnan karena mata uang global menguat, bursa saham Asia yang dibuka positif ditambah capital inflow masih masuk ke Indonesia," ujar Frans.
Ia mengatakan rupiah akan sedikit tertahan. Hal ini dikarenakan permintaan dolar AS oleh korporasi. Selain itu, pelaku pasar lebih menyukai menyimpan dolar AS dibandingkan rupiah. "Rupiah akan sedikit tertahan," kata Frans.
Selain itu, pelaku pasar masih menunggu hasil data ekonomi Australia pagi ini. Frans meramal, rupiah berada di kisaran 9.160-9.190. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !