INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan turun. Kenaikan IHSG beberapa hari ini akibat aliran dana asing yang masuk cukup besar, selama 3 hari ini net buy asing tercatat sebesar $158 juta.
"Kami perkirakan saham-saham yang ada sudah mengalami overbought sehingga rawan profit taking. Namun ini bersifat sementara karena kondisi perekonomian pada umumnya mengalami pemulihan secara berlahan," demikian riset Reliance Securities, Rabu (11/3).
Indeks saham di Wall Street semalam di tutup naik. DJIA di tutup menguat tipis 3 poin (0.03%) ke level 10567, NASDAQ naik 18.3 poin (0.78%) ke level 2359 sedangkan S&P500 naik 5.2 poin (0.45%) pada level 1145.
Wholesale Inventories mengalami penurunan 0.2% pada bulan Januari meskipun penjualan sudah 10 bulan terakhir ini mengalami kenaikan. Ini berarti pelaku usaha masih ragu untuk menambah persediaan (inventori) meskipun penjualan mulai membaik.
Dari regional, pertumbuhan PDB Jepang Kuartal 4 2009 mendapat revisi ke bawah (downward revision) dari 1.1% menjadi 0.9%. Data pengagguran Australia untuk bulan Februari secara mengejutkan naik dari 5.2% menjadi 5.3%. Sementara itu Bank of Korea, bank sentral Korea Selatan mempertahankan suku bunga acuan pada level 2%. [san/cms]