INILAH.COM, Bogor Ketua Umum PAN (Partai Amanat Nasional) Soetrisno Bachir, menyatakan akan membawa partainya menjadi partai yang plural dan tidak hanya menjadi milik segolongan orang. Tidak seperti ketika di masa kepemimpinan Amien Rais yang cenderung dikonotasikan dengan hanya milik kelompok tertentu.
Menurut Soetrisno, yang akrab disapa SB ini, di masa kepemimpinan Amien Rais, PAN diidentikan bahkan dianggap sebagai partai milik Muhammadiyah. Sehingga, ia ingin mengubah stereotip itu.
"Saya pemimpin PAN harus lebih besar daripada Pak Amien. Saya jelaskan kepada kiai-kiai bahwa PAN bukan hanya milik Muhammadiya. PAN wadah seluruh anak bangsa. Orang-orang Nasrani juga boleh bergabung," kata SB saat mengunjungi Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, pimpinan Habib Sagaf Al Mahdi Bin Syekh Abu Bakar, Minggu (20/7), di Parung, Bogor.
Sementara Habib Sagaf mengaku senang mendapat tamu yang menurutnya orang baik. Ia lalu menganalogikan pesantren beserta santrinya sebagai seorang anak yang harus dididik dan dibina.
"Jangan dibiarkan lepas begitu saja. Kita harus berikan sepatu dan baju agar mereka sayang kepada kita. Memang pemimpin besar yang dulu..." Kalimatnya terputus saat seorang anggota rombongan SB tiba-tiba menimpali,"Maksudnya Pak Amien?"
Celetukan itu hanya dijawab Habib Sagaf dengan tertawa dan kembali menyambung kalimat yang terputus tadi," Ya jangan dilepas begitu saja." [R2]