Minggu, 27 Mei 2012 | 16:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
ESDM Tawarkan Model Kontrak CBM Baru
Headline
istimewa
Oleh: Makarius Paru
web - Kamis, 11 Maret 2010 | 11:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kementerian ESDM secara intensif bersama dengan investor coal bed methane (CBM) membahas secara khusus soal model kontrak CBM baru, gross production sharing contract (GPSC).

"Kami sudah menawarkan model kontrak CBM baru yaitu GPSC ke Investor CBM. Investor sedang mengkaji apakah cukup bagus atau tidak menggantikan model kontrak lama PSC," kata Direktur Pembinaan Usaha Hulu
Migas Departemen ESDM, Eddy Hermantoro di Jakarta, Kamis (11/3).

Tambahnya, secara prinsip perbedaan mendasar antara kontrak PSC dengan GPSC adalah terletak pada ada tidaknya cost recovery. Dalam kontrak PSC pemerintah akan merecovery semua investasi investor apabila gas CBM berhasil diangkat.

Sementara dalam model GPSC tidak ada lagi istilah cost recovery Semua investasi investor adalah murni modal usahanya sendiri. Mendapatkan gas atau tidak adalah resiko usaha investor. "Investor masih menghitung-hitung bagaimana tingkat pengembalian investasi jika memakai model PSC dan GPSC," terang Eddy. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.