INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah pernah menjajaki peluang impor gas dari beberapa negara seperti Qatar dan Nigeria. Namun kepastiannya menjadi tanggung jawab Pertamina.
"Kita sudah pernah bicara dengan Qatar, nigeria, dan negara lainnya soal rencana ekspor impor gas. Namun belum diputuskan. Soal volume rencana impor gas dari Qatar, kepastiannya ada di Dirut Pertamina," kata Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh di Jakarta, Kamis (11/3).
Ia melanjutkan, sekarang ini Indonesia telah membina hubungan baik dengan negara penghasil gas lainnya. "Kita akan impor sedikit demi sedikit, kita bisa impor gas untuk food security dan energy security, asalkan harga bagus impor sangat membantu," jelas Darwin. [hid]