INILAH.COM, Jakarta - Penutupan sesi pertama perdagangan Kamis (11/3), IHSG hanya naik 0,57 poin (0,02%) ke 2.670,79. Analis memprediksikan, indeks hari ini berpotensi untuk terkoreksi.
Sementara itu, JII dan LQ45 beralih ke zona merah. JII turun 1,11 poin ke 434,53 dan LQ45 turun 0,58 poin ke 521,95.
Kenaikan IHSG yang sangat tipis tersebut, diiring oleh nilai transaksi yang cukup rendah hanya Rp1,641 triliun dan volume perdagangan senilai 2.932.261.888. Adapun jumlah saham naik 87, saham turun 79, dan saham stagnan 78.
Secara sektoral, 4 sektor bertahan di zona hijau yaitu sektor keuangan, properti, konsumer, dan infrastruktur.
Menurut analis Financorpindo Nusa, Edwin Sinaga menyatakan, hari ini IHSG sangat berpotensi mengalami koreksi terutama dipicu oleh aksi ambil untung.
Saham-saham yang menopang indeks sesi I ini antara lain, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik 600 ke 3.050, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 350 ke 12.950, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 100 ke 27.200, saham PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik 100 ke 10.400, saham PT Medco Energy International Tbk (MEDC) naik 75 ke 2.650, dan saham PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI) naik 65 ke 265.
Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain, saham PT Astra International Tbk (ASII) turun 800 ke 39.150, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun 350 ke 13.550, saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 350 ke 24.600, saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun 100 ke 3.800, dan saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) turun 100 ke 5.000. [mre/cms] [[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !