INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyusun roadmap pemanfaatan panas bumi menjadi 5% pada 2025 atau setara dengan kapasitas PLTP sebesar 9500MW.
"Pada 2025 pemerintah targetkan perolehan listrik panas bumi sebanyak 9500MW, itu sudah dimasukan dalam roadmap pemanfaatan gas bumi yang dituangkan dalam kebijakan energi nasional dengan berupaya meningkatkan peran panas bumi," kata Menteri ESDM Darwin Z Saleh di Jakarta, Kamis (11/3).
Untuk keperluan ini lanjut Darwin, pemerintah telah mencanangkan peningkatan kapasitas panas bumi dalam program percepatan kelistrikan 10 ribu MW tahap II dengan kontribusi panas bumi sebesar 4700MW.
Katanya lagi, untuk itu tentu saja membutuhkan dukungan yang kuat dalam pendanaan salah satunya dengan menyelenggarakan world geothermal congress yang rencananya dilaksanakan tahun ini di Bali.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Mineral Batubara dan Panas Bumi, Bambang Setiawan yang juga sebagai Ketua Steering Committe WGC 2010 sangat mendukung komitmen pemerintah dalam mengembangkan energi terbarukan sekaligus mempercepat proyek panas bumi. [hid]