INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berencana memberikan insentif bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP) pada industri perikanan, perfilman, pertambangan dan perhubungan.
"Kita sedang mengkaji untuk memberi insentif (BMDTP) pada empat sektor lagi," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Anggito Abimanyu, usai penandatanganan kesepakatan (MoU) 'Pemberian insentif fiskal berupa bea masuk bagi industri sektor tertentu untuk Tahun Anggaran 2010 di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (11/3).
Ia menuturkan, pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp500 miliar untuk penambahan tersebut, anggaran itu didapat dari sisa pemberian insentif yang tercantum dalam APBN-P 2010. "Dalam APBN-P (2010), terdapat pagu anggaran insentif sebesar Rp2 triliun, setelah dibagikan pada 14 industri ternyata masih terdapat sisa," paparnya.
Anggito menjelaskan, evaluasi terhadap jenis industri yang akan menerima insentif BMDTP bisa selesai pada akhir bulan depan. "Itu nanti berdasarkan usulan. Berdasarkan masukan kita evaluasi kira-kira satu bulan lagi," tukasnya. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !