INILAH.COM, Palembang - Gelar acara pemusnahan senjata api di Mapolda Sumatera Selatan diwarnai insiden. Sebuah senjata meletus. Ajudan Kapoltabes terkena tembakan.
Kejadian itu begitu mendadak. Briptu Bela, Ajudan Kapoltabes Palembang Kombes Luki Hermawan, tertembak pada bagian pantat.
Saat itu, Polda Sumatera Selatan digelar acara pemusnahan 600 senjata api ilegal, Kamis (11/3).
Senjata api laras panjang itu dimusnahkan dengan cara dipotong. Tiba-tiba saja ada yang meledak dan mengenai ajudan Kapoltabes Palembang.
Saat itu, Briptu Bela berada sekitar 10 meter dari tempat pemusnahan di Markas Polda Sumatera Selatan, Palembang.
Brip Bela langsung menjerit. Suasana jadi hiruk-pikuk. Ajudan Kapoltabes itu langsung dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari Mapolda.
Kapolda Sumsel Irjen Hasyim Irianto mengatakan, pemusnahan senjata api sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan juga disaksikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin serta unsur muspida lainnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, untuk sementara senjata api yang belum sempat dimusnahkan akan disimpan terlebih dahulu, ujar Kapolda.[*/ims]