INILAH.COM, Seoul - Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuan tetap rendah, seiring dengan munculnya krisis utang internasional dan persiapan pergantian pimpinan bank tersebut.
Bank of Korea menyatakan, masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan dikisaran 2%. Keputusan tersebut dilakukan usai pertemuan para pembuat kebijakan moneter, Kamis ini.
Dalam pertemuan tersebut dikatakan bahwa pemulihan ekonomi masih terus berlanjut, ditunjang oleh tumbuhnya ekspor dan mulai meningkatnya permintaan domestik.
Keputusan tersebut juga dikarenakan adanya tekanan politik dari pemerintah Korea Utara. Menteri Strategi Keuangan Korea Utara Yoon Jeung-hyun menyatakan, masih terlalu dini untuk menaikkan biaya pinjaman. [mre/cms]