INILAH.COM, Beijing Inflasi konsumen China mencapai tingkat tertingginya dalam 16 bulan terakhir. Pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat ini menimbulkan perdebatan.
Dengan kecepatan pertumbuhan di atas level potensial seperti ini dan tingkat inflasi yang mencapai sekitar 3%, ini saatnya pemerintah membuat kebijakan untuk memperketat perekonomian. Harus ada bijakan yang mencegah overheating, demikian laporan tertulis Goldman Sachs yang disusun oleh Yu Song dan Helen Qiao, seperti dilansir CNBC, Kamis (11/3).
Inflasi China mencapai 2,7% pada Februari lalu dari 1,5% pada bulan sebelumnya. Level itu diatas prediksi para ekonom yang 2,3%. Sementara pemerintah menargetkan inflasi full year mencapai 3%.
Kemungkinan bank sentral takkan menunggu lama untuk menaikkan cadangan untuk ketiga kalinya tahun ini. Bahkan, ada kemungkinan menaikkan suku bunga, lanjutnya.
Meski begitu, Jubir Biro Statistik Nasional China Sheng Laiyun memastikan tingkat inflasi akan tetap rendah dan terkendali. Ia mengatkaan Februari ada kenaikan karena libur tahun baru dan cuaca buruk yang menyebabkan harga makanan naik. [Ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !