inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pemerintah Minta Konsumen Serahkan Data Kebutuhan Batubara

Headline
istimewa
Oleh:
Kamis, 11 Maret 2010 | 15:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berharap semua konsumen batubara dalam negeri segera memberikan berapa sebenarnya kebutuhan mereka terhadap produk ini per tahun.

Hal ini disampaikan Mangantar S. Marpaung, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral, Batubara dan Panasbumi Departemen ESDM, Mangantar Marpaung dalam acara 'Bincang-bincang Santai Media Cetak dan Online' mengenai UU baru Minerba yang diadakan Serikat Penerbit Suratkabar di Jakarta, Kamis (11/3).

"Dalam jangka pendek diharap semua konsumen dalam negeri berkumpul dan menetapkan kebutuhan mereka, sehingga kita bisa menetapkan kebutuhan batubara nasional, termasuk prediksi kebutuhan di masa mendatang," ujarnya.

Langkah ini juga dilakukan agar Departemen ESDM bisa mengendalikan para Pemegang Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) untuk tidak menjual batubaranya lagi ke luar negeri.

Dia juga memaparkan cadangan batubara Indonesia saat ini mencapai 20 miliar ton. Dari sisi produksi di tahun 2008 mencapai 254 juta ton per tahun. Sementara 75% produksi nasional ini diekspor ke luar negeri, terutama ke China, India dan Jepang.

Menyikapi UU Minerba yang baru, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia (Indonesian Mining Association/IMA) Priyo Pribadi Soemarno melihat UU ini lebih banyak mengatur izin-izin kontrak yang sudah ada. "Akibatnya, ini bisa membekukan kontrak-kontrak baru yang akan datang yang diperkirakan akan sulit masuk. Karena menentukan wilayah tambang saja rumit. Ini bisa membuat investasi baru dalam dua tahun mendatang tidak ada," ujarnya.

Menurutnya, investor asing dan lokal pasti lebih memilih untuk mengejar kontrak-kontrak lama. "Akibatnya ini akan menjadi existing contract," ujarnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.