INILAH.COM, Jakarta - wacana pemboikotan Menkeu Sri Mulyani dalam rapat APBN di Badan Anggaran DPR, akan berpengaruh dalam jangka panjang terhadap perekonomian Indonesia.
"Kalau hubungan Pemerintah dan DPR terus terus potensi 7 persen akan sulit direalsasikan. potensi pertumbuhan bukan hanya untuk tahun ini tapi untuk tahun-tahun selanjutnya. Sebab diperlukan perubahan variabel perubahan item-item dalam APBN 2010," ujar Pengamat Ekonomi Fauzi Ichsan, saat ditemui di Gedung Kementerian Ekonomi, Jakarta, Kamis (11/3).
Fauzi mengatakan, kondisi ini akan berakibat target pertumbuhan Ekonomi sebesar 7 % tidak akan tercapai jika hubungan Eksekutif dan Legislatif tidak harmonis seperti saat ini. "Kalau terganggu dalam arti kata tidak bisa diimplementasikan, ya tidak tapi dengan perubahan variabel perubahan item-item diperlukan penyesuaian," paparnya. [hid]