INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mengetes di titik resistance tertingginya di 2.687-2.688. IHSG hari ini hanya mampu bertengger di level 2.676.
Hal ini disampaikan analis AM Capital, Yustian Hartono kepada INILAH.COM, Kamis (11/3). Setelah naik berturut-turut selama lima hari, secara teknikal IHSG tadinya ingin mengetes ke level tertingginya. "Tapi ternyata nggak tembus," ujarnya.
Melihat belum ada sentimen positif yang mendrive pasar dalam jangka pendek, baik dari dalam maupun luar negeri, IHSG besok hampir dipastikan akan mengalami profit taking dan akan terjadi koreksi. "Hari ini pasar hanya ingin beristirahat untuk profit taking besok," tukasnya.
Investor asing sendiri, hari ini melakukan net buy tipis. "Sehingga potensi untuk terjadinya koreksi besok sangat besar," katanya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !