INILAH.COM, Makassar - Muhammad Rasyidi Juhamran, dokter ahli interna yang diduga melakukan pelecehan kepada anggota DPR Rieke Diah Pitaloka mengakui sebagai fans. Tidak ada niatan untuk melecehkan.
"Saya suka nonton sinetronnya, tapi saya lupa nama seberanya. Saya hanya minta berfoto tidak ada maksud lain," kata Rasyidi kepada wartawan usai memberikan keterangan kepada Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kompol Jamila Nompo di RS Labuang Baji Makssar, Kamis (11/3).
Menurutnya yang terjadi saat itu usai menerima anggota dewan, semua orang di rumah sakit berebut untuk berfoto. Ada yang memanggil-manggil Oneng, termasuk dirinya, tetapi itu hanya sekali. Dirinya mengaku sebutan Oneng tidak pas untuk Rieke dan melihat ada kesan tidak suka yang ditunjukkan Rieke.
"Saat itu saya berdiri lalau ada ibu (Rieke) berjalan di belakang saya, lalu saya ingat, ini artis yang saya suka sinetronnya. Waktu saya lihat rasanya tidak percaya dia lalu lewat dibelakang saya dan tidak berkata-kata," tutur dia menceritakan.
Rasyidi mengakui setelah itu, semua orang meminta berpose, termasuk dirinya yang seingatnya posisinya berada sedikit di belakang Rieke. Sebelum sesi foto-foto ia mengakui tidak berkomunikasi dengan Rieke. "Saya tidak pernah bilang mau di sun ya!," tegasnya.
Kendati demikian ia tidak membantah jika ia sangat gembira dengan kedatangan Rieke ke rumah sakit itu. Menurutnya itu adalah kunjungan untuk pertama kalainya seorang artis dan juga politisi setelah ia bekerja di rumah sakit tersebut selama puluhan tahun.
"Kita senang karena ada juga artis dan anggota dewan yang datang ke rumah sakit ini," jelasnya sembari menyatakan akan mengikuti prosedur yang berlaku terkait laporan Rieke. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !