Minggu, 27 Mei 2012 | 17:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pengembangan PLTP Lebih Mudah di Hutan Lindung
Headline
ilustrasi
Oleh: Makarius Paru
web - Kamis, 11 Maret 2010 | 16:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) menilai persoalan kehutanan akan menjadi masalah bagi pengembangan panas bumi di Indonesia.

"Pengembangan geothermal tengah hadapi persoalan pelarangan penggunaan kawasan hutang lindung. Ini sangat sulit, apalagi pengembangan WKP memerlukan kawasan hutan tetapi karena di kawasan hutan investor sulit mengembangkan WKP nya. Makanya perlu sinergi untuk pengembangan geothermal," ungkap Suryadharma di Jakarta, Kamis (11/3).

Menurut Suryadharma, sebenarnya banyak kawasan-kawasan pengembangan geothermal tidak mempengaruhi ekosistem hutan, bahkan banyak lapangan yang ditingkatkan karena lebih tertata dan lebih baik.

Ia mencontohkan, pengembangan panas bumi di Kamojang dan Darajat yang ke dua-duanya wilayah cagar alam lebih hijau dibandingkan pada tahun 2000. "Nah ketika kita potret pada tahun 2000 dari udara dengan potret yang sekarang, ternyata lebih hijau kawasan sekarang dari pada tahun 2000. Tetapi kalau kita potret di luar kawasan yang dikelola geothermal itu ternyata pengurangan kawasan hutan itu lebih signifikan," tuturnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.