INILAH.COM, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Kamis (11/3) berhasil bertahan di zona hijau. Beralihnya aksi beli investor pada saham lapis kedua menjadi salah satu pemicunya. Pada perdagangan Kamis (11/3), IHSG

ditutup naik tipis 6,303 poin (0,23%) ke level 2.676,522. Indeks LQ 45

melemah 0,053 poin (0,02%) ke level 522,480.
Di awal perdagangan, indeks dibuka langsung menguat 0,37% ke level 2.680. Namun, penguatan tertahan, hingga pada sesi siang bertengger di 2.670 dan akhirnya ditutup di angka 2.676.
Seorang pengamat pasar modal mengatakan, indeks berhasil ditutup menguat, di tengah kenaikan bursa regional Asia dan global. Aksi profit taking yang melanda saham-saham unggulan, sempat melemahkan indeks. Aksi ambil untung ini terjadi setelah bursa menguat beberapa hari terakhir, ujarnya.
Di tengah tingginya harga saham-saham unggulan, investor mencari alternatif lain, dengan membeli saham lapis dua. Aksi beli pada saham
second liner ini, mampu menahan koreksi bursa, ujarnya.
Beberapa emiten lapis dua yang menguat antara lain PT Delta Djakarta (
DLTA) naik Rp2.500 ke Rp73.000, PT Hero Supermarket (
HERO) terangkat Rp1.000 ke Rp5.000, PT Sarana Menara (
TOWR) menguat Rp600 ke Rp3.050, PT Bhakti Investama (
BHIT) naik Rp160 ke Rp860, PT Bir Bintang (
MLBI) naik Rp500 ke Rp163.000, dan PT Mayora (
MYOR) menguat Rp100 di posisi Rp4.000.
Sektor-sektor saham bergerak variatif, dimana perdagangan memimpin penguatan dengan naik 2,1%, diikuti finansial 0,9%, properti 0,7%, infrastruktur 0,5% dan tambang 0,2%. Sedangkan sektor konsumsi anjlok 1,5%, disusul manufaktur, perkebunan dan aneka industri 0,8%, serta industri dasar 0,12%.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebnayak 5,398 miliar lembar saham, senilai Rp 3,747 triliun dengan frekuensi 102.888 kali. Sebanyak 124 saham naik, 85 saham turun dan 78 saham stagnan.
Beberapa emiten yang menguat antara lain PT Goodyear (
GDYR) naik Rp300 ke Rp10.600, PT Bank mandiri (
BMRI) terangkat Rp125 ke Rp4.800, PT United Tractor (
UNTR) naik Rp150 ke Rp17.400, dan PT Perusahaan Gas Negara (
PGAS) naik Rp50 ke3.975.
Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Unilever (
UNVR) turun Rp600 ke Rp12.000, PT Astra Agro Lestari (
AALI) melemah Rp550 ke Rp24.400, PT HM Sampoerna (
HMSP) terkoreksi Rp400 ke Rp13.500, PT Astra International (
ASII) turun Rp350 ke Rp39.600, serta PT Indo Tambang (
ITMG) anjlok Rp100 ke Rp32.800.
Penguatan indeks didukung sentimen positif bursa regional. Indeks Shanghai di China naik tipis 2,35 poin (0,08%) ke level 3.051,28, indeks Hang Seng diHong Kong naik 19,91 poin (0,09%) ke level 21.228,20, dan indeks Nikkei-225 naik 101,03 poin (0,96%) ke level 10.664,95. Sedangkan indeks kospi di Seoul turun 5,62 poin (0,34%) ke level 1.656,62. [mdr]