Minggu, 27 Mei 2012 | 23:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Atasi Sakit Kepala Lewat Pijat
Oleh:
web - Kamis, 11 Maret 2010 | 18:17 WIB
GANGGUAN sakit kepala disertai perut mual dan panas sering dialami anak-anak, remaja maupun orang tua. Ganguan ini pada umumnya disebabkan cuaca, radang, kelelahan atau pola hidup yang tidak teratur.
Sakit kepala merupakan reaksi tubuh kepada rangsangan. Gangguan rangsang ini sebenarnya bisa diringankan/diobati dengan segment massage. Yaitu dengan mengefectur simpul-simpul saraf pada sisi kiri kanan columnavertebralis terutama segment Toracalia VII dan Serpicalis III, Cerpicalis IV. Simpul syaraf ini memiliki cabang-cabang di daerah bahu, tengkuk, leher, dada dan kepala.
Pijatan dilakukan dengan manipulasi seperti stroking, petresage dan friction di bagian kiri kanan ruas-ruas tulang belakang (punggung, bahu dan tengkuk, leher, dada dan kepala).
Untuk meningkatkan stamina, kekuatan tubuh dapat dirangsang, ditekan di titik refleks atau titik-titik nyeri seperti petresage dan friction dengan jari tengah tangan titik nyeri cekungan belakang telinga bawah dekat Procesus mastoideus occipitalis (pangkal kepala) kiri kanan.
Petresage dan friction dengan ibu jari tangan dienam titik nyeri garis tengah, kepala mulai dari depan sampai puncak kepala, serta garis melintang dari telinga kiri sampai telinga kanan.
Petresage dan friction dengan ibu jari tangan titik nyeri pertigaan mata, titik-titik nyeri batas rambut, terus menyamping ditepi garis rambut ke atas telinga sampai ke bawah tulang kepala belakang dan berakhir pada cekungan bawah telinga kiri kanan.
Petresage dan friction dengan ibu jari tangan pada titik-titik nyeri dari pertigaan mata menyamping atas rongga mata sampai pelipis kanan dan kiri.
Mencubit dan diperas-peras (skin roling gribing) ditiga titik nyeri pelipis kanan dan kiri.
Petresage dan friction dengan ibu jari tangan dipertigaan mata dengan tekanan agak keras.
Tekanan pijatan akan menstimulasi keseimbangan cairan intraselular yang letaknya dalam sel dan mengandung elektrolit, kalium dan fosfat lalu bahan makan glukosa dan asam amino.
Sehingga kerja enzim di dalam sel (jaringan) menjadi konstan dan membantu mempercepat semua proses metabolisme. Sekaligus menjaga daripada keseimbangan cairan interstisisial didalam tubuh. Jika sirkulasi lancar dan kerja organ baik, gangguan tubuh terhadap rangsangan akan terproteksi dan penyakit akan mental.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.