INILAH.COM, Jakarta - Pada 2015 PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berkomitmen untuk hanya membeli minyak sawit yang bersertifikasi sustainable.
Hal ini disampaikan Sancoyo Antarikso, Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Kamis (11/3). Dijelaskan pada Desember 2009, kantor pusat Unilever memutuskan untuk sementara menangguhkan pembelian minyak sawit dari PT Samrt berkaitan laporan adanya praktik perusakan lingkungan. Adapun mengenai order pembelian yang telah dikeluarkan Unilever, akan tetap dipenuhi untuk pengiriman yang dijadwalkan hingga kuartal pertama 2010.
Jika Sanrt kemudian dapat menunjukkan bukti-bukti yang konkrit bahwa laporan tersebut tidak benar, atau jika benar, praktik-praktik tersebut telah diperbaiki, maka Unilever akan mempertimbangkan kembali keputusan penagguhan tersebut.
Dalam forum dialog yang difasilitasi Kantor Kementrian Perdagangan pada 21 Januari 2010, Unilever dan Samart sepakat bahwa jasa pihak ketiga independen kepada Smart yang dapat mereka tunjuk untuk melakukan verifikasi lebih lanjut terhadap laporan tersebut. Sebagai tindak lanjutnya, pihak Unilever telah mengusulkan beberapa alternatif pihak ketiga independen kepada Smart yang dapat mereka tunjuk untuk melakukan verifikasi lebih lanjut terhadap laporan tersebut serta mengumpulkan bukti-bukti konkrit apabila laporan tersebut tidak benar atau jika benar, praktik-praktik perusakan lingkungan tersebut telah diperbaiki. [cms]