INILAH.COM, Tangerang - Abu Jibril, seorang pimpinan agama yang namanya dikaitkan dengan aktivitas terorisme di Pamulang membantah bahwa aktivitas pengajian yang dia selenggarakan di Masjid Al-Muawarah, Kompleks Perumahan Witana Harja, Pamulang mengajarkan teror.
Menurutnya pengajian di masjid itu hanya pengajian biasa yang mengajarkan agama secara apa adanya, dan tidak tutup. Pelajaran yang diajarkan seperti Dinul Islam, ilmu tauhid, dan akhlak.
"Saya juga mengajarkan jihad dan peperangan. Saya kupas tuntas seperti yang ditafsirkan para ulama, lengkap," ujar Abu Jibril saat menggerlar konferensi pers di kediamannya di Jalan Witana Harja Blok C, Pamulang.
Dalam kesempatan itu juga, Abu Jibril menjelaskan sejarah awal berdirinya pengajian itu. Menurutnya, masjid Al-Munawarah tadinya hanya masjid yang sepi.
"Saya mau solat saja harus pinjam kunci. Tapi dengan izin Allah menjadi masjid yang ramai, ratusan bahkan ribuan pengunjung pernah hadir di masjid ini," tegasnya. [bar]