INILAH.COM, Milan - Bintang remaja AC Milan, Alexandre Pato, tak heran dengan gegap gempita sambutan pendukung I Rossoneri terhadap Ronaldinho. Pato tahu, Ronaldinho adalah seorang legenda.
Bergabungnya Ronaldinho dengan AC Milan memunculkan gelombang kegembiraan di Italia. Media setempat menyebut gejala ini sebagai 'Dinho-mania'.
Ribuan orang penonton berkumpul di luar markas latihan Milan, berharap bisa melihat bintang baru itu, Rabu (16/7). Sehari kemudian, 40 ribu penonton datang ke San Siro menghadiri perkenalan pemain terbaik dunia 2004-05 itu.
Bagi Pato, antusiasme seperti itu tidaklah mengherankan. Dia sudah terbiasa melihat perhatian besar yang didapatkan seniornya itu di negara mereka sendiri.
"Dinho layak mendapat sambutan ini karena dia seorang pemain yang hebat. Dia fenomenal," ujar pemain berusia 18 tahun itu.
Sambutan publik Milan terhadap Pato, ketika pemain itu mulai menjalani latihan di pertengahan musim lalu, sebenarnya juga besar. Apalagi, pada debut perdananya, pemain yang dibeli Milan dari Internacional itu mencetak gol.
Tapi, sambutan itu kalah jauh dibanding Ronaldinho. Dan, Pato tak cemburu dengan perhatian besar publik terhadap Dinho itu.
"Saya tumbuh dan berkembang di Porto Allegre. Ronaldinho lahir di sana. Di seluruh kota, mereka membicarakan itu karena dia seorang legenda," ujar Pato.
Meskipun digadang-gadang sebagai salah satu bintang masa depan, Pato tak malu-malu menggantungkan harapannya seperti Ronaldinho.
"Saya punya impian mencapai level seperti dirinya. Dia membawa kebahagiaan ke Milan. Dia main sambil tersenyum dan itulah rahasianya," kata Pato pula. [I4]