INILAH.COM, Jakarta - Jenazah gembong teroris Dulmatin sudah dijemput keluarga di RS Polri, Jakarta. Rencananya, jenazah Dulmatin akan dimakamkan keluarga di Pemalang.
Sekitar pukul 20.45 WIB, Kamis (11/3), jenazah Dulmatin dikeluarkan dari ruang instalasi kedokteran forensik RS Polri, Jakarta. jenazah Dulmatin dibawa keluarga menggunakan ambulance dari mitra layanan masyarakat berwarna silver dengan nopol B 1017 TIX.
Saat dikeluarkan, jenazah sudah dalam peti mati berwarna cokelat dengan tulisan Joko Pitono alias Amar Usman alias Dulmatin. Dibelakang ambulance diduga istri dan ibu Dulmatin menggunakan taksi Pusaka berwarna biru dengan nopol B 1531 ETA. Istri Dulmatin tampak menggunkana cadar berwarna hitam.
Dua mobil dari keluarga Dulmatin juga tampak mengikuti ambulance. Mobil pertama adalah Kijang berwarna abu-abu dengan nopol B 1504 SM dan Vitara B 1300 TJA.
Karumkit Berigjen Pol Budi Siswanto mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan kepada pihak keluarga almarhum Dulmatin melalui penyidik. Sesuai rencana pihak keluarga, jenazah akan dimakamkan di Pamalang.
"Kita memperlakukan jenazah dengan sebaik mungkin, dimandikan dikainkavankan dan disholatkan. Itu semua dilakukan oleh pihak rumah sakit," jelasnya.
Menganai dua jenazah lainnya, ia menayatakan, masih menunggu dari penyidik untuk penyelesaian masalah administarsi.
"Kalau memang penyidik sudah menyatakan boleh diserahkan ke pihak keluarga tentu akan kami serahkan. Sementara satu keluarga sudah datang dan masih mengenali salah satu jenazah secara visual dan kalau pihak keluarga sudah meyakini dan penyidik menyakinkan maka dari pihak RS akan menyerahkan. Tapi sampai saat ini saya belum tahu itu keluraga dari jenazah yang mana," paparnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !