INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat secara khusus telah mengutus orang untuk melakukan pendekatan terhadap Partai Gerindra. Tawarannya: Gerindra masuk koalisi.
Hal ini diakui Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana di sela-sela acara pelantikan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (11/3).
Dikatakan, pendekatan itu menurut Bhatoegana dilakukan untuk membangun koalisi pemerintahan yang kuat.
"Kalau pendekatan selalu ada. (Tapi) saya tidak tahu siapa yang ditugaskan. Kami melakukan komunikasi kepada seluruh fraksi-fraksi dan partai yang ada di parlemen, dan akan ditingkatkan," kata Sutan,
Sutan menegaskan bahwa partainya selalu terbuka kepada partai lain yang ingin bergabung, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Dikatakannya, pihaknya menginginkan koalisi yang sehat dengan komposisi 50 persen plus satu di DPR.
"Saya kira, siapa aja kita terbuka, karena kita ingin di parlemen kita kuat tapi solid. Saya kira ada peluang ke sana. Kami ingin 50 persen plus satu tapi solid, daripada 70 persen plus 5 tapi goyang-goyang," katanya.
Tentang partai koalisi yang berseberangan dengan Demokrat dalam menyikapi skandal Bank Century seperti PKS, Golkar dan PPP, Bhatoegana mengatakan bahwa itu merupakan urusan Presiden SBY.
"Itu urusan Presiden-lah. Nanti presiden yang tahu. Kami ingin, komunikasi dengan kawan-kawan di koalisi ditingkatkan. Kemarin memang ada kelemahan, karena komunikasi yang kurang intens," tambahnya.[*/ims]