INILAH.COM, Jakarta - Pasca putusan MA yang memenangkan PKB kubu Muhaimin Iskandar, diharapkan tidak ada lagi penyebutan PKB versi ini maupun PKB versi itu.
"Sejak keputusan MA kemarin, sudah tidak ada lagi pengurus PKB versi ini, versi itu, tidak ada lagi. Tapi kalau yang menang Sekjen itu ada," kata Muhaimin sambil tertawa di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/7).
Muhaimin berharap tidak ada lagi potensi konfllik yang bisa memperkeruh jalan politik PKB. "Semua kita anggap selesai. Kita fokus bagaimana caranya agar PKB bisa kembali berperan dalam perpolitikan nasional," ujarnya.
Muhaimin mengatakan dirinya akan berusaha membangkitkan PKB dari konflik internal yang menurutnya berdampak negatif terhadap PKB. Dia juga berupaya membangun kembali komunikasi dengan pengurus PKB lainnya.
"Seperti Gus Choi sampai sekarang saya masih intensif komunikasi dengan dia," ujarnya.
Mengenai pernyataan Gus Dur yang mengancam akan golput pada Pemilu 2009, Muhaimin mengatakan tidak akan berpengaruh banyak pada perolehan suara PKB.
"Itu hak Gus Dur. Dia kan seorang guru, berpendidikan, jadi statemennya dia itu menghiasi kita semua. Kalau berpengaruh, kita lihat saja nanti. Tapi saya rasa tidak banyak berpengaruh. Jadi ya silahkan saja," pungkasnya.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !