Selasa, 29 Mei 2012 | 02:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Puji-puji Obama
FPI: Tobatlah Tifatul!
Headline
Tifatul Sembiring - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Bayu Hermawan
web - Jumat, 12 Maret 2010 | 07:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) secara resmi menolak kedatangan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia. Karena itulah, FPI menilai sikap Tifatul Sembiring yang memuji obama sebagai ajang cari muka.

"Cari muka itu, semua cari muka. Itu politik yang tidak sehat terhadap umat Islam, kan dia dari partai Islam (PKS), dan saya pikir itu bisa menghilangkan kepercayaan umat Islam," kata anggota FPI Embong Mustafa kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (12/3).

Lebih jauh dirinya mengatakan, Tifatul tidak pantas mendukung Obama karena terbukti kebijakan Amerika Serikat sering kali justru merugikan pemerintahan Indonesia khususnya bagi umat Islam.

"Saya minta dia tobat lah, sebab sekarang secara umum umat Islam sudah tidak mudah dibohongi. Apalagi kalau dikatakan kita masih bergantung pada Amerika, itu hukumnya haram bagi kita bergantung pada Amerika, dosa besar mengatakan hal itu," ungkapnya.

Saat ditanya bagaimana sebenarnya FPI menanggapi kedatangan Presiden Amerika Serikat itu, dirinya mengatakan sikap resmi FPI adalah menolak kedatangan Obama ke Indonesia.

"Sikap resmi kita sama dengan HTI yakni menolak, adapun alasannya karena selama ini Obama menggaung-gaungkan perdamaian antara dunia barat dan muslim, tapi mana sampai sekarang itu tidak pernah ada," ujarnya.

Dirinya juga mengatakan mencurigai kedatangan Obama ke Indonesia lebih dari sekedar kunjungan biasa. "Harus di curigai dia membawa paham liberalisme ke Indonesia, untuk itu kita akan terus memantau kedatangan Obama ke Indonesia," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
13 Komentar
muhammad taher
Minggu, 14 November 2010 | 00:31 WIB
islam harus menjadi rahmatalil alamin .bisa bergaul dengan siapa saja.tapi kita harus jaga jati diri jangan sampai konsep islam sendiri kita buang kita kita ambil konsep mereka yang bertentangan dengan islam
thahir Azka
Senin, 15 Maret 2010 | 12:34 WIB
Jabatan telah menutup mata hatinya. Mana idealisme-mu? Dulu menentang kebijakan AS sekarang mendukung, Umat yang akam menilai sikapmu tIF.....
Syafi'i
Minggu, 14 Maret 2010 | 07:50 WIB
kedatangan Obama jangan dipersepsikan dengan neolibnhya, namun perlu dilihat dari sudut pandangn seorang duta atau tamu yang di dalam Islam harus dihormati. Indonesia tidak dalam kondisi berperang dengan Amerika, karena tidak alasan kita menolak kedatangan tamu. Rasulullah tetap menerima Abu Sofyan sebagai tamu dengan baik walaupun ia tidak menanggapi permintaannya untuk memperbaharui MOU Hudaibiyah yang dikhianati oleh kafir Quraisy. Apa pandangan dunia Islam jika tamu yang datang justru mendapat perlakuan yang tidak baik, karena itu mari kita berfikir untuk berdakwah dengan cara-cara yang baik.
dealprofessor
Sabtu, 13 Maret 2010 | 22:20 WIB
jangan saling menghina sesama muslim.. saya yakin, saudara2 yang berkomentar di sini imannya udah pada tinggi2, jd pasti memperhatikan adab dan etika dalam mengemukakan pendapat.. trimakasih
sapril humaini
Sabtu, 13 Maret 2010 | 20:13 WIB
dulu....tifatul memimpin demo saat bush ke indomesia, skrng....tifatul akn bicara langsung dgn obama, mnjelaskn tntng islam yg rahmatan lilAlamin. mana yg lebih baik????????????????? dakwah dari luar atau dari dalam????. emang demo FPI pnya pengaruh ke obama apa...... mari brdkwh yg cerdas. MAJU TERUS PA' TIFATUL.
ahmad khadafi
Sabtu, 13 Maret 2010 | 10:17 WIB
KEPADA FPI SEBAIKNYA ELU AJA YG TOBAT ATAS SEMUA PERBUATAN ELU SELAMA INI.
abdi
Jumat, 12 Maret 2010 | 19:53 WIB
kepentingan bermain..biar dapat bagian tentu harus dipuji-puji dong.. konsistensinya sudah hilang. dasar gak jelas, suatu saat menolak, di saat yang lain menerima..gak punya pendirian. ingat saudaramu udah di bantai pak tif..buka matamu..!!kalo emang masih ngerasa muslim palestin itu saudara.
aki iyod
Jumat, 12 Maret 2010 | 14:13 WIB
Wah aki jadi ga ngerti dengan pemikiran Bang Tif.. jadi keblinger gitu..
samid
Jumat, 12 Maret 2010 | 12:42 WIB
Orang beginian apa baca sejarah ? Indonesia merdeka itu mediasinya siapa ? Arab ? suka nggak suka AS sangat berperan pada RI. Yang penting selalu cerdaskan diri, contoh cina ato Jepang, nggak usah pasang jenggot dan muka beringas atau kepiawaian bermain kata-kata, mereka kalm, berjati diri sebagai bangsa Jepang, mereka dibom, luluh lantak, sekarang mereka bom dunia dengan produk mereka.
fikron
Jumat, 12 Maret 2010 | 12:32 WIB
FPI didengerin....... Maen bilang haram segala.... ISTIGHFAR WOY!!!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.