INILAH.COM, Jakarta - Harga saham PT Indika Energy Tbk (INDT) dikabarkan akan dikerek untuk jangka pendek terkait rencana perseroan mengakuisisi tambang baru di Kalimantan dan Sumatera.
Indika tengah menyeleksi tiga kuasa pertambangan yang akan diakuisisi. Perseroan juga dikabarkan mendapatkan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berskala besar dan bergabung dalam konsorsium perusahaan tambang BUMN untuk mengakuisisi 9,36% saham Freeport Indonesia.
Pada penutupan perdagangan bursa kemarin harga saham INDY ditutup flat di Rp2.274. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !