INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) telah mengelompokan suplai and demand gas nasional 2010-2025 dalam 12 region.
Pengelompokan tersebut didasarkan pada adanya sumber gas serta letak konsumen gas. Neraca gas 2010-2025 telah memasukan juga potensi gas dari pengembangan gas methana batubara (coalbed methane).
Neraca gas 2010-2025 telah memperhitungkan potensi pasokan dari KKKS coal bed methane di dua region Kalimantan Timur dan Sumatera Bagian Tengah dan Selatan. Produksi CBM dari kedua region tersebut diperkirakan akan dimulai pada 2012 degan jumlah 10MMSCFD dan meningkat sampai 600MMSCFD pada 2020.
Adapun ke-12 region tersebut antara lain, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Bagian Utara, Sumatera Bagian Selatan dan Tengah. Jawa Bagian Barat, Tengah dan Timur.
Wilayah Kalimantan yang meliputi Kalimantan Bagian Timur, daerah Sulawesi Selatan dan Bagian Tengah. Papua, Kepulauan Riau dan Maluku Bagian Selatan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin Zahedy Saleh mengatakan dengan adanya pemutakhiran data yang dilakukan dalam neraca gas bumi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas sesuai dengan keadaan serta dapat dijadikan acuan rencana pengembangan bisnis dan penetapan kebijakan.
Selanjutnya data tersebut akan terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan data kemampuan produksi gas bumi serta kebutuhan gas bumi.
Manager Humas Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP), Mohamad Harun mengatakan seharusnya produksi gas dalam negeri antara lain pabrik pupuk dan power plant juga memperhitungan keberadaan sumber gas sebelum menetapkan ekspansi usaha. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !