INILAH.COM, Jakarta - IHSG Jumat (12/3) pagi ini dibuka menguat tipis 1,2 poin (0,04%) menjadi 2.677,72.
Kenaikan tersebut diiringi transaksi perdagangan senilai Rp23,424 miliar dengan volume perdagangan mencapai 15.658.000. Sementara jumlah saham naik 9, saham turun 1, dan jumlah saham 25.
Untuk indeks JII dan LQ45 masing-masing naik 0,1 poin ke 433,2 dan 0,3 poin ke 522,78.
Secara sektoral, hanya sektor pertambangan yang berada di zona merah, sektor konsumer dibuka stagnan, dan sektor lainnya di zona hijau.
Menurut analis Citi Pacific Securities, Hendri Effendi, IHSG masih berpotensi menguat kendati akan dibayangi aksi ambil untung. Di sisi lain, laporan keuangan perseroan lapis pertama akan menjadi penopang IHSG.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan antara lain saham Sarana Menara Nusantara (TOWR) naik 650 ke 3.700, saham Unilever Indonesia (UNVR) naik 400 ke 12.400, saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 200 ke 33.000, saham Goodyear Indonesia (GDYR) naik 200 ke 10.800, saham Bhakti Investama naik 70 ke 930, dan saham Astra Agro Lestari (AALI) naik 100 ke 24.500.
Dan saham-saham yang melemah antara lain saham Astra International (ASII) turun 200 ke 39.400, saham Bayan Resources (BYAN) turun 50 ke 5.750, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 50 ke 8.550, saham Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun 25 ke 3.950, dan saham Bank Mandiri (BMRI) turun 25 ke 4.775. [mre/cms]