inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tudingan Gus Dur Dianggap Vitamin

Oleh: Agus Priyatna
Senin, 21 Juli 2008 | 19:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta Sejumlah tudingan yang dilancarkan PKB kubu Abdurrahman Wahid ditanggapi PKB kubu Muhaimin dengan tenang. Bahkan, tudingan-tudingan itu dianggap dapat menyemangati mereka untuk berjuang dan memenangkan keputusan hukum atas mereka.

"Sekarang statement-statement mereka yang keras, menuduh, fitnah, itu kita anggap vitamin buat kita. Untuk terus berjuang dengan baik," kata Sekjen PKB Lukman Eddy, Senin (21/7), usai menyerahkan lampiran hasil putusan MA ke Depkum HAM.

Menurut Lukman, saat ini pihaknya saat ini akan berusaha menyelesaikan konflik di antara dua kubu yang berkonflik. Secara resmi, DPP PKB akan mengirimkan surat ke DPC dan DPW yang ikut terkena dampak atas konflik itu. "Mudah-mudahan Agustus selesai," harapnya.

Sejumlah pernyataan kubu Abdurrahman Wahid memang sempat mengemuka setelah MA memutuskan menolak kasasi mereka atas putusan PN Jakarta Selatan. Di antaranya, ketika pada Sabtu (19/7) lalu, Gus Dur menyebut Muhaimin Iskandar dan tujuh pengurus PKB kubunya sebagai maling, sehingga ia menolak islah.

Sebelumnya, Yenny Wahid, Sekjen PKB Kubu Parung juga menyebut Muhaimin telah mencuri undangan KPU untuk pengundian nomor urut parpol. Putri Gus Dur yang bernama asli Zannuba Arifah Chafsoh itu juga menuding Muhaimin ikut menikmati uang Rp500 juta dari Yusuf Emir Faishal. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.