INILAH.COM, Atlanta - Seorang pria Georgia yang memposting video di internet memegang papan bertuliskan "Elton John harus mati" telah ditangkap dengan tuduhan melakukan ancaman teror.
Neal Horsley (65) ditahan di Carrollton sekitar 50 mil sebelah barat Atlanta, kata Polisi Atlanta Sersan Curtis Davenport.
Polisi tidak mengatakan apakah Horsley ditahan karena mengancam, tapi putra Horsley, Nathan mengatakan dia mengira penangkapan itu berhubungan dengan video yang berhubungan dengan musisi itu.
Dalam video yang diposting di YouTube pada 28 Februari, Horsley memegang tanda di depan sebuah bangunan di mana ia menyebut John pemilik kondominium itu.
Humas John, Fran Curtis menegaskan John memiliki sebuah apartemen Atlanta tetapi menolak komentar lebih lanjut.
Horsley kesal karena John yang seorang gay menyatakan dalam interview dengan majalah Parade yang berpendapat Yesus adalah seorang "penyayang, gay super-cerdas yang mengerti masalah manusia."
"Apa yang telah dilakukan Elton John menodai citra Yesus Kristus, dan menghujat Yesus Kristus," kata Horsley dalam video.
Horsley mendirikan Partai Hak Pencipta dan mencalonkan diri pada pemilihan gubernur 2010. Dia memulai kampanye 4 Juli 2008 di pusat kota Carrollton dengan mengenakan plakat yang menunjukkan kepala janin yang diaborsi dan menyanyikan lagu antiaborsi.
Sebelumnya ia tenar pada akhir 1990-an karena perannya dalam membangun sebuah situs Web yang menerbitkan nama dan alamat dokter pelaku aborsi. Pejabat Planned Parenthood menyebut, situs itu sebagai "daftar sasaran teroris." [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !