INILAH.COM, Valencia - Pelatih Valencia, Unay Emery, sangat marah dengan keputusan wasit Martin Atkinson yang menghadiahi Werder Bremen tendangan penalti saat keduanya berlaga di Mestalla.
Gol penalti yang dicetak Torsten Frings pada leg pertama 16 besar Liga Europa itu membuat Bremen unggul sepanjang babak pertama. Namun meski bermain dengan sepuluh orang di babak kedua setelah Ever Banega dikartu merah, Los Che bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Juan Mata.
Namun hasil imbang ini memberatkan langkah Valencia karena Bremen diuntungkan dengan modal gol tandang pada leg kedua di Jerman nanti.
Ada dua kejadian kunci pada pertandingan ini, satu penalti dan satu lagi kartu merah Ever (Banega), Emery memulai pembicaraan.
Tak ada alasan untuk memberikan penalti pada sesuatu yang tidak terlihat. Wasit membuat keputusan yang tak bertanggung jawab. Sejujurnya kami sangat marah, lanjutnya pada jumpa pers.
Kami tahu itu bahwa di babak pertama dan tetap bermain dengan mengharapkan dukungan para penggemar. Untuk kartu merah, itu hanya kesalahan kecil dari seorang pemain muda. Saya bertanggung jawab untuk itu, lanjutnya.
Sebenarnya saya tak mau menilai wasit, tetapi ini sudah saatnya. Dia meniup peluit untuk sesuatu, saya lihat melalui televisi, yang tidak ada penyebabnya. Gol Werder membuat mereka unggul secara gol tandang, tentu saja tu membuat kami marah, pungkasnya.[boy]