INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memprediksi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15 % yang akan diterapkan Juli mendatang, tidak akan banyak berpengaruh pada laju inflasi.
"Pokoknya itu pengaruhnya tidak akan berarti. Sehingga kita tidak melihat ada masalah," ujar Pejabat Sementara Gubernur BI, Darmin Nasution, saat ditemui di Gedung BI, Jakarta, Jumat (12/3).
Darmin mengatakan, laju inflasi tetap akan terkendali karena TDL hanya akan menyumbang tidak sampai 1 %. "Hanya 0,0 sekian jadi kecil, pengaruh tidak berarti. Apakah kenaikan TDL berapa itu, volt atau watt ampere," ucapnya.
Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam paparan RAPBN-P 2010 beberapa waktu lalu, menyatakan akan menaikkan TDL sebesar 15% pada awal semester II ini atau tepatnya Juli mendatang. [mre/cms]