INILAH.COM, Jakarta - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) diminta untuk mencari mitra baru apabila proyek pembangunan rel kereta api angkutan batubara belum juga terlaksana.
"Saya kira tidak usah disebutkan siapa mitra bisnisnya yang sudah lama dan sampai saat ini belum juga selesaikan proyeknya padahal deadline-nya April mendatang. Kalau ini tidak bergerak, kelihatannya PTBA bisa mencari mitra baru," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, di Jakarta, Jumat (12/3).
Mustafa mengatakan, PTBA bahkan sudah melapor ke pihaknya, bahwa sudah menemukan mitra baru untuk melanjutkan proyek rel KA di Sumatera tersebut. "Mereka (PTBA) sudah pernah melapor bahwa akan ada mitra baru. Ada kemungkinan new comer untuk menawarkan diri bentuk joint venture dengan PTBA. Bisa dari luar atau dalam negeri," papar Mustafa.
Demikian juga dengan sumber pendanannya. Ia mengatakan, banyak sumber dana murah dari Cina. "Ada satu sumber yang oleh PTBA sudah lapor," ujarnya.
Pemerintah menyimpan harapan tinggi agar proyek tersebut bisa segera terselesaikan karena kapasitas produksi PTBA bisa terdongkrak dari 10 juta ton menjadi 20 juta ton. "Hitung-hitungannya bisa dua kali lipat. Ini sangat bagus dan penting. Kalau ini jalan terus, industri kereta api bisa memproduksi gerbong baru," pungkasnya. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !