inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kantor Nunun, Saksi Bisu 'Suap' Udju Djuhaeri

Headline
Udju Djuhaeri - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Santi Andriani
Jumat, 12 Maret 2010 | 15:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Inilah tempat dimana diduga terjadi transaksi 'ucapan terimakasih' dari Nunun Nurbaetie kepada Udju Djuhaeri dan tiga rekannya, sesama mantan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi TNI/Polri, Darsup Yusup, Suyitno dan R Sulistyadi masing-masing Rp 500 juta.

Pantauan INILAH.COM, suasana di depan gedung kantor bercat merah bernama BUMINA WAHANA itu tampak sepi. Tidak ada kesibukan berarti di depan kantor berlantai tiga yang terletak di Jalan Riau No. 17-19, Menteng, Jakarta Pusat itu. Hanya beberapa kendaraan pribadi dan bis tampak terparkir.

Uniknya pada sebagian mobil pribadi yang terparkir masih tertempel stiker bertuliskan huruf besar Adang Daradjatun. Bahkan bis bercat orange yang terparkir adalah bis jemputan atlit angkat besi, namun juga bertuliskan Relawan Adang Daradjatun.

Sebelumnya dalam dakwaan milik Udju Djuhaeri, terungkap usai pemilihan Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputy Senior Gubernur BI 2004, Udju kemudian dihubungi dan diminta Nunun Nurbaeti yang diketahui adalah istri mantan Wakapolri, Komjen (Pol.) Adang Daradjatun, untuk menemui Arie Malangjudo di kantornya.

Masih dalam dakwaan, kemudian Udju dan ketiga rekannya mendatangi kantor Nunun, PT Wahana Esa Sejati di Jalan Riau No 21, Menteng, Jakarta Pusat, menemui Arie dan mendapatkan titipan dari Nunun berupa masing-masing cek perjalanan 10 lembar sebesar Rp 500 juta.

"Dulu memang ada kantor itu (PT Wahana Esa Sejati) tapi sekarang sudah tidak ada. Tutupnya sudah lama," ujar Nina, Receptionis kantor yang diketahui merupakan perusahaan jasa securty ketika dimintai konfirmasi wartawan. Diakui Nina, bosnya pun, Nunun Nurbaetie hanya sesekali berdatang ke kantor itu.

Ditanya apakah benar ada seseorang yang bernama Ahmad Hakim Safari alias Arie Malangjudo, Nina hanya tersenyum-senyum tidak menjawab pertanyaan. Informasi yang didengar Arie adalah juga salah satu Direktur di perusahaan Nunun.

Nina pun kembali bungkam ketika wartawan kembali menanyakan beberapa hal terkait perusahaan milik istri anggota Komisi III DPR RI yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera, Adang Daradjatun itu. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.