INILAH.COM, Lamongan - Widodo Cahyono Putro akhirnya resmi tersingkir dari kursi pelatih Persela Lamongan, setelah gagal memperbaiki posisi Laskar Joko Tingkir di awal putaran kedua Liga Super musim 2010.
Pengurus Persela mengambil keputusan tersebut setelah melakukan rapat pada hari Kamis (11/3) malam atau sehari setelah ditahan PSM Makassar tanpa gol.
Sejumlah nama muncul, diantaranya Joko Susilo, Herry Kiswanto, dan juga Harry Tjong, yang telah bersama Persela sejak Senin lalu. Namun keputusan belum juga diambil.
"Secepatnya akan kami putuskan pelatih baru tersebut," ucap Koordinator Pembentukan Tim sekaligus Bendahara Persela Yuhronur Efendi.
Setelah mengalami enam kekalahan beruntun, Persela berada di posisi 11 klasemen Liga Super. Meski sempat menggelontor Persiwa Wamena 7-2, tim Jawa Timur itu gagal meraih kemenangan pada empat laga, termasuk tiga laga kandang.
Tekanan semakin besar setelah kelompok suporter meneriakkan pemecatan Widodo.
"Saya diberitahu pengurus soal pemecatan itu Kamis malam sekitar pukul sebelas. Sebagai pelatih profesional, saya menerima keputusan itu karena memang risikonya seperti itu," ujar Widodo saat dikonfirmasi Antara.
Mantan bomber timnas itu dengan legawa mengakui kesalahannya. "Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, ini semua menjadi tanggung jawab saya," tutur Widodo yang mengaku ingin istirahat sementara waktu untuk menenangkan pikiran.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !