INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (12/3), IHSG ditutup melemah dengan turun 10,01 poin (0,37%) ke 2.666,51. Aksi ambil untung telah membebani pergerakan indeks di akhir pekan ini.
Terkulainya IHSG, menyeret JII turun 2,47 poin ke 430,63 dan LQ45 turun 2,61 poin ke 519,87. Sementara jumlah saham naik 113, saham turun 89, dan saham stagnan 83.
Dengan nilai transaksi perdagangan hanya berkisar Rp2,92 triliun dan volume perdagangan mencapai 6.870.067.712. Secara sektoral, hanya sektor pertambangan saja yang bertahan di zona hijau dengan naik 4,32 poin ke 2.300,93.
Menurut analis PT Sinarmas Sekuritas Alfiansyah, sentimen aksi ambil untung sangat membayangi lantai perdagangan Jumat ini. "Karena para investor yang memegang saham blue chip ingin segera merealisasikan gain dalam jangka pendek," ujarnya kepada INILAH.COM, Jumat sore.
Beberapa saham yang masih bertahan di zona hijau adalah saham Astra Agro Lestari (AALI) naik 250 ke 24.650, saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 200 ke 33.000, saham Unilever Indonesia (UNVR) naik 100 ke 12.100, saham Mandom Indonesia (TCID) naik 100 ke 8.000, dan saham Bhakti Investama (BHIT) naik 80 ke 940.
Dan beberapa saham yang berada di zona merah adalah saham Astra International (ASII) turun 600 ke 39.000, saham Sarana Menara Nusantara (TOWR) turun 525 ke 2.525, saham Gudang Garam (GGRM) turun 300 ke 26.800, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) turun 200 ke 8.400, dan saham United Tractors (UNTR) turun 150 ke 17.250. [mre/cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !